Si kere lompat

“Model sih, tapi kere. Jangankan cincin emas, cincin karatan saja dia tidak punya.”

Cemoohan yang lazim didengarnya saban hari, membuatnya semakin tebal muka dan hati.

Ini hidupku! Persetan dengan mulut kalian yang seperti babi! Busuknya hidupku dimata kalian, sama busuknya dengan mulut kalian dimataku. Jadi diam sajalah.

Telepon berdering.

“ Selamat ya-”

Hanya kalimat itu saja yang tertangkap otaknya. Kalimat selanjutnya seperti terbang atau bahkan tersangkut di udara. Atau malah pikirannya yang ternyata melayang tak turun-turun? Selanjutnya yang dia sadar, dia sudah berada di bandara menuju Milan.

Milan fashion week.

Ha.

Salam babi untuk kalian manusia penghambur uang, monster munafik yang konsumtif, babu kapitalisme. Lihat, aku si miskin melambaikan salam diatas kepala bodoh kalian. Si miskin yang bahkan tidak punya cincin karatan, tetapi percaya keajaiban datang untuk orang yang berusaha keras. Sekarang dia berdiri untuk menguasai dunia yang kemarin menginjaknya.

Ha ha ha.

Lompatanku jauh kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s